Djarum Super MLD (Mild), SKM LTLN Dengan Isi 20 Batang
Djarum Super MLD (Mild), SKM LTLN Dengan Isi 20 Batang | Rokok Djarum Super

Ten Rokok Djarum Super That Had Gone Way Too Far | Rokok Djarum Super

Posted on

Jaksa penuntut umum menuntut penjara 1 tahun kepada lima tukang terkait kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. Dalam tuntutannya, jaksa meyakini para tukang bekerja sambil merokok sehingga mengakibatkan kebakaran.

Djarum Super MLD (Mild), SKM LTLN Dengan Isi 20 Batang  - Rokok Djarum Super
Djarum Super MLD (Mild), SKM LTLN Dengan Isi 20 Batang – Rokok Djarum Super | Rokok Djarum Super
Jual Rokok Djarum Super 16 Legendaris di lapak Toko  - Rokok Djarum Super
Jual Rokok Djarum Super 16 Legendaris di lapak Toko – Rokok Djarum Super | Rokok Djarum Super

Jaksa menguraikan kelima tukang, yakni Sahrul Karim, Tarno, Karta, Halim, dan Imam Sudrajat, merokok saat bekerja. Jaksa membeberkan empat tukang merokok saat makan siang pada pukul 12.15 WIB.

“Bahwa sebelumnya pada pukul 12.15 WIB, Tarno, Karta, Sahrul Karim, dan Halim makan siang dengan alas sisa accomplishments di ruangan pantry. Adapun rokok yang diisap saksi Tarno, Karta, Sahrul adalah mengisap rokok merek Gudang Garam Filter, sementara saksi Halim mengisap rokok merek Djarum Cokelat 76 Filter,” kata jaksa saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jln Ampera Raya, Senin (19/4/2021).

Jaksa menyebut Tarno kembali merokok sebanyak dua batang saat bekerja dan membuangnya di sisa pembuangan HPL. Jaksa juga mengatakan para tukang turut merokok dan membuang puntung rokoknya di lantai aula. Para pekerja, lanjutnya, tidak memeriksa lagi apakah puntung rokok yang mereka buang masih menyala atau tidak.

Rokok Djarum Super 3 Batang-rokok Jarum Kretek Filter Harga Murah - Rokok Djarum Super
Rokok Djarum Super 3 Batang-rokok Jarum Kretek Filter Harga Murah – Rokok Djarum Super | Rokok Djarum Super

“Sekitar pukul 13.00 WIB, mereka kembali memasang lemari di ruang Kasubag TU dan saat itu Tarno sambil mengisap rokok dua batang. Setelah selesai merokok, puntung rokok dibuang di tempat sisa pembuangan kain HPL,” paparnya.

Pukul 13.15 WIB, Imam Sudrajat selaku tukang wallpaper tiba lantai 6 Gedung Utama dan memulai pekerjaannya. Jaksa menyebut Imam merokok sebanyak dua batang pada pukul 15.00 WIB saat bekerja.

“Pada pukul 15.00 WIB, Imam kembali merokok di dekat akuarium lantai 6 hingga menghabiskan dua batang Djarum Super yang puntungnya dibuang di gelas kaca yang sudah berisi banyak rokok,” ucapnya.

Jaksa mengatakan para tukang membuang semua sisa pekerjaan, termasuk puntung rokok, dalam kantong plastik. Kantong itu disimpang di suatu tempat yang juga digunakan untuk menyimpan tiner dan lem Aibon.

“Mereka membersihkan ruangan pekerjaan termasuk lantai potongan tripleks, potongan vinil, serbuk sisa lemari, bekas lem Aibon, dan seluruhnya dan sisa puntung rokok yang berada di lantai dimasukkan dan dijadikan satu dalam plastik sampah hitam atau polybag,” kata jaksa.

Hakim ketua Elfian sempat memotong jaksa saat membacakan tuntutan. Hakim menanyakan apakah dakwaan jaksa terbukti atau tidak terkait kelalaian yang dilakukan para tukang.

“Begini Penuntut Umum dan Penasihat Hukum, karena ini puasa, intinya terbukti tidak?” tanya hakim.

“Terbukti, Yang Mulia,” jawab jaksa.

Sebelumnya, jaksa menuntut mandor Uti Abdul Munir hukuman penjara selama 1,5 tahun. Sedangkan pekerja Imam Sudrajat, Sahrul Karim, Karta, Tarno, dan Halim dituntut 1 tahun bui. Para terdakwa diyakini jaksa bersalah melanggar pasal 188 KUHP juncto 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Simak juga ‘Gegara Kebakaran, Pekerja Proyek Gedung Kejagung Belum Dibayar’:

[Gambas:Video 20detik]

Ten Rokok Djarum Super That Had Gone Way Too Far | Rokok Djarum Super – Rokok Djarum Super
| Welcome to my personal weblog, with this time period I will provide you with with regards to keyword. Now, this is the primary image: